Minggu, 09 November 2014

Ruang Lingkup Basis Data


 Latar Belakang Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. Dalam pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data.Basis data dapat memudahkan dalam menghasilkan informasi dengan cepat dan tepat sehingga membantu pengambil keputusan. Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi. Lingkungan basis data Lingkungan basis data merupakan sebuah habitat di mana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis data, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis. 

Tujuan utama dari sistem basis data yaitu menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan. Titik awal untuk perancangan sebuah basis data haruslah abstrak dan deskripsi umum dari kebutuhan-kebutuhan informasi suatu organisasi harus digambarkan di dalam basis data. Jika sebuah basis data merupakan suatu sumber yang dapat digunakan bersama. Setiap pemakai membutuhkan pandangan yang berbeda-beda terhadap data di dalam basis data. Untuk memenuhi kebutuhan ini, arsitektur komersial basis data yang banyak digunakan telah tersedia saat ini dan telah mengalami perluasan yaitu arsitektur ANSI-SPARC. ANSI-SPARCH (stands for American National Standards Institute, Standards Planning And Requirements Committee) yaitu standar desain abstrak untuk Sistem Manajemen Database (DBMS), yang pertama kali diusulkan pada tahun 1975. Model ANSI-SPARC ini, tidak pernah menjadi standar formal. Tiga Tingkatan Arsitektur Basis data ANSI-SPARC  Terdapat beberapa tujuan dari Tiga Tingkatan Arsitektur Basis Data ANSI-SPARC yaitu : Membedakan cara pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik. Setiap pengguna harus dapat mengakses data yang sama, tetapi memiliki pandangan yang berbeda disesuaikan data. 

Pengguna tidak harus berurusan dengan penyimpanan database fisik. Mereka harus diizinkan untuk bekerja dengan data itu sendiri, tanpa memperhatikan bagaimana secara fisik disimpan. 
 Terdapat tiga tingkatan arsitektur basis data terdiri dari :  
• Tingkat Eksternal (External Level)  Merupakan cara pandang pemakai terhadap basis data agar pembuatan basis data ini relevan bagi seorang pemakai tertentu. Yang terdiri dari sejumlah cara pandang berbeda dari sebuah basis data. Masing-masing pemakai merepresentasikan dalam bentuk yang sudah dikenalnya. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribut dan hubungan antar entitas (relationship) yang diperlukan.
 • Tingkat Konseptual (Conseptual Level)  Merupakan kumpulan cara pandang terhadap basis data. Menggambarkan data yang disimpan dalam basis data dan hubungan antara datanya. Hal-hal yang digambarkan dalam tingkat konseptual yaitu: 
• Semua entitas beserta atribut dan hubungannya
 • Batasan data • Informasi semantik tentang data • Keamanan dan integritas informasi Tingkat Internal (Internal Level) Merupakan perwujudan basis data dalam komputer. Yang menggambarkan bagaimana basis data disimpan secara fisik di dalam peralatan storage yang berkaitan erat dengan tempat penyimpanan / physical storage. Hal –hal yang digambarkan adalah: • alokasi ruang penyimpanan data dan indeks • deskripsi record untuk penyimpanan (dengan ukuran penyimpanan untuk data elemen) • penempatan record • pemampatan data dan teknik encryption Konsep Data Indenpendence Telah dijelaskan sebelumnya mengenai tujuan dari Tiga Tingkatan Arsitektur Basis Data ANSI-SPARC yang dapat kita sebut dengan Data Indenpendence. Dari pengertian Indepedensi data (data independensi) sendiri adalah kemampuan untuk melakukan perubahan pada struktur data tanpa melakukan perubahan pada program-program aplikasi yang memproses data. Jadi dalam basis data dapat memelihara kemandirian data (data independence) yang terjadi pada tingkat yang lebih rendah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi. Data Indenpendence memiliki 2 jenis yaitu : Jenis data independence, yaitu: Physical Data Independence Bahwa internal skema dapat diubah oleh DBA tanpa mengganggu konseptual skema. Dengan kata lain physical data independence menunjukkan kekebalan konseptual sekema data terhadap perubahan internal skema.              2.   Logical Data Independence Bahwa konseptual skema dapat diubah oleh DBA tanpa mengganggu eksternal skema. Dengan kata lain logical data independence menunjukkan kekebalan eksternal schema terhadap perubahan konseptual skema. Untuk prinsip data independence adalah salah satu hal yang harus diterapkan di dalam pengelolaan sistem basis data dengan alasan-alasan sbb :  DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis data tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.  Pabrik / agen peralatan / software pengolahan data dapat memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.  Untuk memindahkan perkembangan program-program aplikasi  Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi keamanan dan integritas data dengan memperhatikan  perubahan-perubahan kebutuhan pengguna. 

 DBMS  Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS).  Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya tentang pengertian DBMS yaitu : C.J. Date : DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user. S. Attre : DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM). Gordon C. Everest : DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data. Dapat disimpulkan bahwa DBMS adalah suatu system perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontol dan memanipulasi data yang ada. KOMPONEN DBMS 1.      Query Processsor  Komponen yang merubah bentuk query ke dalam instruksi tingkat rendah ke database manager  2. Database Manager  Database manager menerima query dan menguji skema eksternal dan konseptual untuk menentukan apakah record- record dibutuhkan untuk memenuhi permintaan. Kemudian DM memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan  3. File Manager  Memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi ruang penyimpanan pada disk.  4. DML Preprocessor  Modul yang merubah perintah DML embedded ke dalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi yang memanggil dalam host language.  5. DDL Compiler  Merubah perintah DDL menjadi kumpulan tabel yang berisi metadata.  6. Dictionary Manager  Mengatur akses dan memelihara data dictionary. Data dictionary diakses oleh komponen DBMS yang lain. Fungsi DBMS database atau basis data berkaitan erat dengan DBMS dimana aplkasi DBMS menyediakan fasilitas untuk melakukan fungsi : pendefinisian data yang meliputi penentua tipe, struktur dan batasan data yang akan disimpan dalam basis data. kontruksi data yang meliputi proses penyimpanan data dalam database yang pengendaliannya diatur oleh DBMS Manipulasi data merupakan fungsi untuk menampilkan data, mengubah data serta menampilkan data yang ada dalam bentuk laporan Keamanan dan integritas data.  Menyediakan data dictionary Model Data Suatu kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data,hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi.Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami. Jenis - Jenis Model Data : Model Data Berbasis Objek  Model data logika berbasis objek (object-based logical model) digunakan untuk mendeskripsikan data pada tingkat konseptual dan view. Pendeskripsian data pada model ini dibuat berdasarkan fakta sehingga memberikan kemampuan penstrukturan secara fleksibel, dan memungkinkan untuk menspesifikasikan kendala-kendala datanya secara eksplisit. Model Data Berbasis Record  Pada model data berbasis record, basis data terdiri dari sejumlah record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya. Ada 3 macam jenis model data berbasis record yaitu :  - model data relasional (relational)  - model data hierarkhi (hierarchical)  - model data jaringan (network)  Model data konseptual Model konseptual bukanlah pendekatan proses informasi seorang programmer aplikasi, tetapi merupakan kombinasi beberapa cara untuk memproses data untuk beberapa aplikasi. Model konseptual tidak tergantung pada aplikasi individual, tidak tergantung pada DBMS yang digunakan, tidak tergantuk pada hardware yang digunakan serta tidak tergantung juga pada phisikal model Model data berbasis fisik Perancangan basis data secara fisik merupakan proses pemilihan struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses pada file-file basis data untuk mencapai penampilan yang terbaik pada bermacam-macam aplikasi. Selama fase ini, dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk basis data yang disimpan yang berhubungan dengan struktur-struktur penyimpanan fisik, penempatan record dan jalur akses. Berhubungan dengan internal schema (pada istilah 3 level arsitektur DBMS). Data Dictionary Kamus data atau systems data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan DD analis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir di system dengan lengkap. Pada tahap analisis sistem, DD digunakan sebagai alat komunikasi antara analis sitem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir ke sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sistem. Pada tahap perancangan sistem, DD digunakan untuk merancang input, merancang laporan-laporan dan database. DD dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD (Data Flow Diagram). Arus data di DFD sifatnya adalah global, hanya ditunjukkan nama arus datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari suatu arus data di DFD secara lebih terinci dapat dilihat di DD. Gambar berikut menunjukkan hubungan antara DFD dengan DD.Kamus data atau systems data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan DD analis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir di system dengan lengkap. Pada tahap analisis sistem, DD digunakan sebagai alat komunikasi antara analis sitem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir ke sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sistem. Pada tahap perancangan sistem, DD digunakan untuk merancang input, merancang laporan-laporan dan database. DD dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD (Data Flow Diagram). Arus data di DFD sifatnya adalah global, hanya ditunjukkan nama arus datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari suatu arus data di DFD secara lebih terinci dapat dilihat di DD. Gambar berikut menunjukkan hubungan antara DFD dengan DD. DD tidak menggunakan notasi grafik sebagaimana halnya DFD. DD berfungsi membantu pelaku system untuk mengerti aplikasi secara detil, dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem secara presisi sehingga pemakai dan penganalisa sistem punya dasar pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses. DD mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut: 1. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD. 2. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran,    misalnya alamat diuraikan menjadi kota, kodepos, propinsi, dan negara. 3. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data. 4. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan    aliran. 5. Mendeskripsikan hubungan detil antara penyimpanan yang akan menjadi    titik perhatian dalam entity relationship diagram. Isi Data Dictionary Data dictionary harus dapat mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang dicatatnya. Untuk maksud keperluan ini, maka DD harus memuat hal-hal berikut : a. Nama arus data.    Karena DD dibuat berdasarkan arus data yang mengalir di DFD, maka    nama dari arus data juga harus dicatat di DD, sehingga mereka yang    membaca DFD dan memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus    data tertentu di DFD dapat langsung mencarinya dengan mudah di DD. b. Alias.    Alias atan nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada.    Alias perlu ditulis karena data ayang sama mempunyai nama yang berbeda    untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya, misalnnya bagian    pembuat faktur dan langganan menyebut bukti penjualan sebagai faktur,    sedang bagian gudang menyebutnya sebagai tembusan permintaan persediaan.    Baik faktur dan tembusan permintaan persediaan ini mempunyai struktur    data yang sama, tetapi mempunyai struktur yang berbeda. c. Bentuk data.    Bentuk data perlu dicatat di DD, karena dapat digunakan untuk    mengelompokkan DD ke dalam kegunaannya sewaktu perancangan sistem.    • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk dokumen dasar atau      formulir akan digunakan untuk merancang bentuk input sistem.    • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk laporan tercetak      dan dokumen hasil cetakan komputer akan digunakan untuk merancang      output yang akan dihasilkan oleh sistem.    • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk tampilan dilayar      monitor akan digunakan untuk merancang tampilan layar yang akan      dihasilkan oleh sistem.    • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk parameter dan      variabel akan digunakan untuk merancang proses dari program.    • DD yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk dokumen, formulir,      laporan, dokumen cetakan komputer, tampilan di layar monitor,      variabel dan field akan digunakan untuk merancang database. d. Arus data.    Arus data menunjukkan dari mana data mengalir dan ke mana data akan    menuju. Keterangan arus data ini perlu dicatat di DD supaya memudahkan    mencari arus data ini di DFD. e. Penjelasan.    Untuk tidak memperjleas lagi tentang makna dari arus data yang dicatat    di DD, maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan    tentang arus data tersebut. Sebagai misalnya nama dari arus data adalah    tembusan permintaaan persediaan, maka dapat lebih dijelaskan sebagai    tembusan dari faktur penjualan untuk meminta barang dari gudang. f. Periode.    Periode ini menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu    dicatat di DD karena dapat digunakan untuk mengidentifikasikan kapan    input data harus dimasukkan ke sistem, kapan proses dari program harus    dilakukakan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan. g. Volume.    Volume yang perlu dicatat di DD adalah tentang volumen rata-rata dan    volume puncak dari arus data. Volume rata-rata menunjukkan banyaknya    rata-rata arus data yang mengalir dalam suatu periode tertentu dan    volume puncak menunjukkan volume yang terbanyak, Volume ini digunakan    untuk mengidentifikasikan besarnya simpanan luar yang akan digunakan,    kapasitas dan jumlah dari alat input, alat pemroses dan alat output. h. Struktur data.    Struktur data menunjukkan arus data yang dicatat di DD terdiri dari    item-item apa saja. Arsitektur DBMS Multi Pengguna Pada seksi ini akan di jelaskan mengenai arsitektur yang biasanya digunakan untuk mengimplementasikan sistem basis data yang multi user, yaitu teleprocessing, file server dan client server. Teleprocessing Arsitektur tradisional untuk sistem multi pengguna adalah teleprocessing, dimana satu komputer dengan sebuah CPU dan sejumlah terminal. Terminal untuk pengguna berjenis 'dumb', yang tidak dapat berfungsi sendiri dan masing-masing dihubungkan ke komputer pusat. Terminal-terminal tersebut mengirimkan pesan melalui subsistem pengontrol komunikasi pada sistem operasi ke program aplikasi, yang bergantian menggunakan layanan DBMS. File-Server Proses didistribusikan ke dalam jaringan, sejenis Local Area Network (LAN). File server mengendalikan file yang diperlukan oleh aplikasi dan DBMS. Meskipun aplikasi dan DBMS dijalankan pada masing-masing workstation, tetapi tetap meminta file dari file server jika diperlukan (perhatikan gambar di bawah ini). Dengan cara ini, file server berfungsi sebagai sebuah hard disk yang digunakan secara bersamaan. DBMS yang ada pada setiap workstation meminta data ke file server untuk semua data yang diinginkan oleh DBMS. Client Server Untuk mengatasi kelemahan arsitektur-arsitektur di atas maka dikembangkan arsitektur client-server. Client-server menunjukkan cara komponen software berinteraksi dalam bentuk sistem. Sesuai dengan namanya, ada sebuah pemroses client yang membutuhkan sumber dan sebuah server yang menyediakan sumbernya. Tidak ada kebutuhan client dan server yang harus diletakkan pada mesin yang sama. Secara ringkas, umumnya server diletakkan pada satu sisi dalam LAN dan client pada sisi yang lain.  Kesimpulan  Basis Data adalah kumpulan-kumpulan informasi dalam sebuah komputer dengan menggunakan perangkat lunak DBMS (database management system) sehingga dapat menampilkan informasi dengan berbagai model data. Dalam DBMS terdapat data dictionary yang berarti katalog fakta tentang kebutuhan-kebutuhan informasi dan dapat mendefinisikan data yang mengalir di system dengan lengkap. Arsitektur DBMS Multi Pengguna menjelaskan mengenai arsitektur yang biasanya digunakan untuk mengimplementasikan sistem basis data yang multi user, yaitu teleprocessing, file server dan client server. Daftar Pustaka 1. HM, Jogiyanto, Analysis and Disain Sistem Informasi (Pendekatan    terstruktur), Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 1995. 2. Martin, Merle P., Analysis and Design of Business Information System,     Macmillan Publishing Company, New York, 1991. 3. Pohan, Husni Iskandar, Pengantar Perancangan Sistem, Penerbit    Erlangga, Jakarta, 1997. 4. http://ipanripai.com/materi/tiga-tingkatan-arsitektur-basis-data-ansi-sparc (tigatingkatanarsitekturbasisdata)  5. http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data (Koh, 2005, dalam Janner Simarmata & Imam Paryudi 2006: 33). 6. Google Books: Sistem Informasi Manajemen (ed.10) By McLeod (Pearson) 7. M.Kom,Kusrini;Strategi Perancangan dan Pengelolaan Basis Data;C.V Andi Offset;Yogyakarta;2007

Make Money at : http://bit.ly/best_tips

Selasa, 07 Oktober 2014

tugas basis data



PENGANTAR BASIS DATA

Enterprise yang menjadi contoh bagi lingkungan nyata sekitar kami adalah BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa. BEM adalah salah satu organisasi yang terdapat dalam universitas yang berguna untuk menyalurkan aspirasi para mahasiswa dan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menunjang kemampuan para mahasiswa agar lebih berkembang dalam  kreatifitas maupun pengetahuan contohnya mengadakan pentas seni dan workshop. Selain itu juga dari segi pendidikan,BEM menyelenggarakan berbagai seminar yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. BEM juga merupakan suatu bentuk wadah perkumpulan antar mahasiswa dengan beragam jurusan bidang studi didalamnya yang saling bersatu  guna untuk  kemajuan Universitas itu sendiri . Nama organisasi yang menjadi acuan tugas kami ini adalah BEM D3BK(Diploma Tiga Bisnis&Kewirausahaan) Universitas Gunadarma.
Entitas dari BEM D3BK yaitu Mahasiswa. Mahasiswa yang dimaksud yakni Mahasiwa yang tentunya berada di dalam lingkup Program Diploma Tiga Bisnis&Kewirausahaan Universitas Gunadarma. Tentunya  mahasiswa yang memiliki minat, keinginan, dan tujuan yang sama untuk menjalankan organisasi. Karena tidak semua mahasiswa berfikiran untuk masuk dan siap terjun kedalam suatu organisasi.
Atribut(Elemen Data) dari entitas BEMD3BK yakni jurusan yang dalam program Diploma Tiga Bisnis&Kewirausahaan yaitu Jurusan Akuntansi Komputer, Manajemen Keuangan dan Manajemen Pemasaran. Tentunya mahasiswa yang terdapat di dalam jurusan tersebut merupakan Elemen Datanya.
Nilai data dari atribut (Elemen Data) diatas adalah Divisi Pendidikan,Divisi Sosial,Divisi Infokom dan Divisi Seni&Olahraga. Divisi Pendidikan diantaranya Namira Fia Tamara,Rilo Ilham Iskandar,Annita Azhary, dan Novia Riantini. Divisi Sosial diantaranya Emilya Octavianna,Dinda Valencia,Valentina dan Ides Nur Cahyanti. Divisi Infokom diantaranya Priandita Setiyawan,Maria Ulfah,Siti Sarah dan Hanifah. Terakhir yakni Divisi Seni&Olahraga diantaranya Prillia Mudhalifah,Rizki Ageng,Valdy Sandika,Andika Mahriadi,Donny Sutrisno & Maryati.

Minggu, 28 September 2014

Puisi Cinta : Patah hati

Rindu di esok pagi


By :  Yanti SPd Chaniago


Ku rela redupkan rindu
saat siang mulai tenggelam
Larut dalam lelap
mimpi mendekap malam

Dingin belaian bayu
temani rentang malam bisu
berselimut kabut
dan nyanyian rintik gerimis

Lengking lolong hewan malam
alun suara jangkrik berdendang
Saksi penantian panjang

Dan sapamu ku nanti
saat fajar sentakkan mimpi
seiring rindu membelai hati
berharap senyummu hiasi pagi
==================

Resah di balik desah

By :  Yanti SPd Chaniago

Pesona menyapa dibalik maya
Aku terjerat karena indahnya
Entahah, rasa ini membahana
Tembus dimensi dibalik mata

Hati berkata apakah ini nyata
Atau hanya ilusi indah belaka
Bisa jadi cuma bias fatamorgana
Mungkin kias hati yang nelangsa

Aku terhanyut dia pun sama
Satu rasa mengikat dua jiwa
Andai tak hanya indah di hati
Pasti bahagia melebihi saat ini

Rindu hadir cinta mendesah
Gejolak di jiwa buatku gelisah
Siang dan malam hatiku resah
Takut ini cuma sepenggal kisah
=======================

Resah dalam sepi



By : Yanti SPd Chaniago



Jalan terjauh

yang mesti ku tempuh

adalah jalan rindu

menuju hatimu



Benang terpanjang

yang harus ku rajut

adalah benang cinta

menggapai mahligaimu



Jeruji resah mengekang

di kalut suasana hati

bagai malam tanpa bintang

sunyi, senyap dan sepi
====================

Rembulan Tanpa Bintang



By : "Yanti SPd Chaniago


Kelam mengais dinding sepiku

Sunyi menikam relung rinduku

Ketika rembulan tertutup awan

Di saat rembulan tanpa bintang



Bias temaram belai wajahku

Desiran angin tampar rasaku

Sendu rembulan sapa anganku

Buram cakrawala warnai hatiku



Saat malam berteman suram

Rembulan sedih ta' berkawan

Di saat malam menyiksa hati

Naluri bagaikan terbakar api



Oh..... betapa sepi malam ini

Dingin memagut kisi sanubari

Asa melayang rindu meradang

Bias wajahmu selalu terbayang



Di kala rembulan tanpa bintang
===================

Satu dalam asa dan rasa

By : Yanti SPd Chaniago

Kala tergelar permadani cinta
Ketika terbentang tirai rindu
Maka ku rajut mahligai asa
Dan kutata di ruang kalbu

Selimut sayang hangatkan jiwa
Kelambu kasih tentramkan hati
Sulaman cinta damai kan rasa
Tenunan rindu buaikan mimpi

Saat semua tertata sempurna
Takkan ku biarkan begitu saja
Ku tau bukan insan sempurna
Tapi ku punya tulus nya cinta

Dan harap untuk slalu bahagia
Moga kau rasa hal yang sama
Dan satu dalam asa dan rasa
Sekarang, nanti & selamanya

Biografi singkat maestro iwan fals

Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Selama di Jeddah itu, Iwan Fals selalu menyanyikan dua lagu utnuk hiburannya, yaitu Sepasang Mata Bola dan Waiya. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Bicara tentang perjalanan karir musiknya, Iwan Fals mengaku semua dimulai ketika ia aktif ngamen di Bandung saat masih berumur berumur 13 tahun atau masih duduk di bangku SMP. Iwan Fals belajar memainkan gitar dari teman-teman nongkrong. Setiap kali teman-temannya bermain gitar dan memainkan lagu-lagu Rolling Stones, Iwan Fals suka memperhatikan hingga akhirnya ia nekat memainkan gitar itu namun saying ia malah memutuskan salah satu senar hingga dimarahi teman-temannya. Sejak saat itu, gitar seperti terekam kuat dalam ingatan seorang Iwan Fals. 

Untuk menarik perhatian teman-temannya, Iwan Fals membuat lagu-lagu yang liriknya lucu, humor, bercanda-canda, merusak lagu orang. Mulailah teman-temannya tetawa mendengarkan lagu-lagu yang ia bawakan. Setelah merasa mampu membuat lagu sendiri, apalagi bisa membuat orang tertawa, timbul keinginan untuk mencari pendengar lebih banyak. Iwan Fals pun suka mengisi acaraa hajatan, kimpoian, atau sunatan. Dulu Iwan Fals memilki manajer bernama Engkos, seorang tukang bengkel sepeda motor. Karena kerja di bengkel yang banyak didatangi orang, dia selalu tahu kalau ada orang yang punya hajatan. Karena itulah Iwan Fals un mulai sering tampil di acara-acara.
Ketika di SMP 5 Bandung, Iwan Fals juga menjadi gitaris kelompok paduan suara sekolah. Suatu ketika, seorang guru menanyakan apakah ada yang bisa memainkan gitar. Meski belum begitu pintar, tapi karena ada anak perempuan yang jago memainkan gitar, Iwan Fals menawarkan diri. Maka jadilah ia pemain gitar di paduan suara sekolahnya.
Banyak yang bertanya tentang asal nama Fals yang ia gunakan. Nama itu ternyata didapat sewaktu dalam perjanan dari Jeddah kembali ke Jakarta. Waktu pulang dari Jeddah pas musim Haji, di pesawat orang-orang pada bawa air zam-zam, Iwan hanya menenteng gitar kesayangannya. Melihat ada anak kecil bawa gitar di pesawat, membuat seorang pramugari heran. Pramugari itu lalu menghampiri Iwan dan meminjam gitarnya. Tapi begitu baru akan memainkan, pramugari itu heran. Suara gitar milik Iwan terdengar fals. Setelah membetulkan steman nada gitar, pramugari itu lalu mengajari Iwan memainkan lagu Blowing in the Wind-nya Bob Dylan. Peristiwa itulah yang menginspirasi Iwan menambahkan Fals di belakang namanya hingga kini terkenal dengan panggilan Iwan Fals.
Karir bermusik Iwan Fals makin terbentuk saat ada orang datang ke Bandung dari Jakarta yang mengenal produser musik. Waktu itu Iwan Fals baru sadar kalau ternyata lagu-lagu yang ia ciptakan sudah terkenal di Jakarta. Jauh sebelumnya, Iwan Fals pernah rekaman di Radio 8 EH dan lagunya sering diputar di radio itu hingga akhirnya radio itu kena bredel oleh Pemerintah. Waktu itu Iwan Fals masih sekolah di SMAK BPK Bandung. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul. Tapi album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Setelah mendapat juara di festival musik country, Iwan Fals ikut festival lagu humor. Oleh Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records. Tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh
kalangan.
Akhirnya Iwan Fals melakukan rekaman di Musica Studio. Musiknya mulai digarap lebih serius. Setelah itu, lahirlah album bertajuk arjana Muda, yang musiknya ditangani Willy Soemantri dan mendapat respon luar biasa. Namun, Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Waktu siaran acara Manasuka Siaran Niaga di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.
Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karir Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang di dukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia. Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya yang kritis.
Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.
Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum ‘akar rumput’. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh Nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktifitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang Oi dapat ditemui setiap penjuru Nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara.
Album-album karya Iwan Fals antara lain: Canda Dalam Nada (1979), Canda Dalam Ronda (1979), Perjalanan (1979), 3 Bulan (1980), Sarjana Muda (1981), Opini (1982), Sumbang (1983), Barang Antik (1984), Sugali (1984), KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) (1985), Sore Tugu Pancoran (1985), Aku Sayang Kamu (1986), Ethiopia (1986), Lancar (1987), Wakil Rakyat (1988), 1910 (1988), Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu (1988), Mata Dewa (1989), Swami I (1989), Kantata Takwa (1990), Cikal (1991), Swami II (1991), Belum Ada Judul (1992), Hijau (1992), Dalbo (1993), Anak Wayang (1994), Orang Gila (1994), Lagu Pemanjat (bersama Trahlor) (1996), Kantata Samsara (1998), Best Of The Best (2000), Suara Hati (2002), In Collaboration with (2003), Manusia Setengah Dewa (2004), Iwan Fals in Love (2005), 50:50 (2007), Untukmu Terkasih (2009) - mini album, Keseimbangan - Iwan Fals (2010), Tergila-gila (2011).

Read more at http://info-biografi.blogspot.com/2013/03/biografi-iwan-fals.html#SAFXsCzl6JAZAvGs.99