N
Nama : Priandita Setiyawan
Npm : 2B216207
Nama : Priandita Setiyawan
Npm : 2B216207
BAB
2 : PERKEMBANGAN STRATEGI DAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN INGGRIS
A. MACAM
– MACAM STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI
Strategi pembangunan ekonomi diberi batasan sebagai suatu tindakan
pemilihan atas faktor – faktor ( variabel ) yang akan dijadikan faktor utama
yang menjadi penentu jalannya proses pertumbuhan. Beberapa strategi pembangunan
ekonomi, adalah :
Strategi pertumbuhan
Strategi pembangunan dengan
pemerataan
Strategi ketergantungan
Strategi yang berwawasan ruang
Strategi pendekatan kebutuhan pokok
Jerman merupakan negara dengan
perekonomian terbesar di Eropa. Negara ini memiliki PDB (Pendapatan Domestik
Bruto) terbesar nomor 4 dunia, dan Pendapatan Nasional Bruto terbesar kelima di
dunia (2008). Dan sistem ekonomi yang dianut Jerman hampir sama dengan Jepang,
yakni kapitalisasi pasar dan industrialisasi.
Jerman sukses menjadi motor,
inovator, dan pengglobal ekonomi semenjak era industrialisasi dan kapitalisme
industri. Jerman merupakan negara eksportir terbesar ketiga dunia (2011), yakni
sebesar 1.409 dolar Amerika Serikat.
Dari segi Sumber Daya Alam, Jerman
tak banyak memiliki bahan mentah. Di negara tersebut, hanya lignit dan potas
yang tersedia dalam jumlah yang banyak. Untuk pembangkit listrik, Jerman
menggunakan lignit sebagai sumber bahan bakar. Untuk bahan bakar lainnya,
seperti minyak bumi, gas alam, dan sumber daya alam lainnya, Jerman harus
mengimpor dari negara lain.
Adapun sektor-sektor yang
berkontribusi terhadap PDB Jerman antara lain:
-
Sektor jasa (70%)
-
Sektor industri (29,1%)
- Sektor pertanian (0,9%).
Untuk produk industri, Jerman lebih
banyak memproduksi produk teknik seperti mobil, mesin, logam, dan bahan kimia.
Jerman juga tercatat sebagai produsen turbin angin dan teknologi tenaga surya
utama dunia.
B. FAKTOR
– FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN
STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI
Perekonomian
Di Jerman menganunt sistem Ekonomi Sosial. Artinya: Negara menjamin
kebebasan bertindak di bidang ekonomi, akan tetapi berusaha menyediakan
sarana penyeimbangan sosial. Negara jerman merupakan negara yang sangat
mementingkan kemakmuran rakyatnya, dimana pertumbuhan ekonominya yang pesat,
akan kinerja pemerintah dan karyawan yang bekerja saling membantu dalam
menciptakan kesejahteraan penduduk negara jerman itu sendiri, Baik itu disegi
pendidikan, maupun ekonomi.
C.
STRATEGI PEMBANGUNAN
EKONOMI DI JERMAN
Sebelum reunifikasi: Jerman Barat
Gebrakan
pertama dimulai dari penggantian mata uang Reichsmark menjadi Deutsche Mark,
kemudian diikuti dengan inflasi rendah yang bertahan cukup lama. Hal itu
berbarengan dengan pertumbuhan industri yang sangat bagus, dipimpin oleh
Kanselir Konrad Adenauer dan menteri ekonominya, Ludwig Erhard.
Sebelum reunifikasi: Jerman Timur
Perekonomian Jerman Timur tak kalah
bagus dari Jerman Barat. Di tahun 1976, pertumbuhan PDB Jerman timur mencapai
5,9%. Di tahun yang sama, total ekspor Jerman Timur mencapai 30,7 miliar dolar
AS -- yang 65%- nya merupakan hasil ekspor ke negara komunis lainnya. Sebagai
tambahan, Jerman Timur memiliki tingkat pengangguran nol persen.
Setelah
reunifikasi Jerman
Di tahun 2011, Jerman tercatat
sebagai negara eksportir terbesar kedua dunia, dan importir terbesar ketiga
dunia.
Sebelumnya, di era 2000-an perekonomian
Jerman sempat mengalami stagnasi. Kala itu, pertumbuhan tahunan terburuk
terjadi di tahun 2003, yakni sebesar 1,0%, selanjutnya di tahun 2002 dan 2005
masing-masing sebesar 1,4%.
Di era yang sama, tingkat
pengangguran Jerman cukup tinggi, dan PDB Jerman mengalami penurunan pada
kuartal kedua dan ketiga tahun 2008. Negara ini akhirnya mengalami yang namanya
resesi ekonomi.
Di bawah kepemimpinan Angela Merkel,
bulan Januari 2009 -- pemerintah Jerman menyetujui stimulus ekonomi sebesar 50
miliar euro (70 miliar dolar AS). Tujuan dari stimulus tersebut adalah untuk
melindungi beberapa sektor dan mencegah naiknya angka pengangguran.
Berkat berbagai kebijakan positif
Merkel, Jerman akhirnya berhasil keluar dari resesi ekonomi di akhir tahun
2009. Hal itu juga tak lepas dari meningkatnya ekspor ke negara-negara di luar
Zona Eropa, sehingga meningkatkan nilai ekspor negara tersebut.
Tahun 2011, Jerman merupakan
eksportir dan importir terbesar ketiga dunia. Di tahun yang sama, Jerman sukses
mencatatkan sejarah dalam perekonomiannya. Negara ini sukses mengekspor dengan
nilai lebih dari 1 triliun euro (1,3 triliun dolar AS), yang merupakan nilai
terbesar sepanjang sejarah. Kemudian jumlah pekerja pun meningkat hingga 41,6
juta orang, yang merupakan jumlah tertinggi saat itu. Hingga tahun 2012,
perekonomian Jerman merupakan yang paling kuat di antara negara-negara
tetangganya
D.
PERENCAAN PEMBANGUNAN
Dasar untuk daya saing di dunia
internasional tidak hanya terbentuk oleh ke-30 perusahaan besar yang terdaftar
dalam indeks saham Jerman (DAX), seperti Siemens, Volkswagen, Allianz, SAP atau
BASF, melainkan juga oleh puluhan ribu perusahaan kecil dan madya (sampai 500
karyawan) di sektor-sektor industri hilir, khususnya konstruksi mesin, produksi
komponen, tetapi juga nanoteknologi dan bioteknologi yang sering bekerja sama
dalam kelompok setempat. Sebagai tulang punggung perekonomian Jerman dianggap
perusahaan madya. Dengan mempekerjakan 25 juta orang lebih, perusahaan madya
menyediakan jumlah terbesar tempat kerja, begitu pula bagian terbesar tempat
pendidikan kerja bagi orang muda. Biar begitu, perusahaan industri besar
merupakan sokoguru penting bagi perekonomian Jerman. Dibandingkan dengan negara
industri lain seperti Inggris atau Amerika Serikat, basis industri itu luas dan
jumlah pekerjanya besar – ada lima juta orang yang bekerja di perusahaan
industri. Tidak ada negara ekonomi tradisional lain di mana produksi industri
klasik memegang peranan pokok yang dapat dibandingkan dengan peranannya di
Jerman. Andilnya dalam hasil ekonomi Jerman mencapai sekitar 37 persen.
Spesialisasi Jerman adalah
pengembangan dan pembuatan barang industri canggih, terutama barang investasi
dan teknologi produksi yang inovatif. Cabang-cabang industri terpenting ialah
industri mobil, konstruksi mesin, elektroteknik dan kimia. Keempat cabang
industri itu saja mempekerjakan 2,9 juta orang yang menghasilkan omzet sebesar
800 miliar Ero lebih. Industri mobil juga berperan sebagai penggerak inovasi:
Sekitar 30 persen dari seluruh pengeluaran P&P intraperusahaan di Jerman
berasal dari cabang industri tersebut. Dengan keenam perusahaan VW, Audi, BMW,
Daimler, Porsche (VW) dan Opel (General Motors), Jerman tergolong negara
produsen mobil terbesar di samping Jepang, Cina dan AS – dengan pangsa pasar
besar di kelas menengah atas dan kelas atas. Walau begitu industri mobil
terpukul juga oleh krisis penjualan yang melanda seluruh dunia. Untuk
mempersiapkan diri bagi masa depan, seluruh industri otomotif kini sibuk
mengembangkan unit penggerak yang ramah lingkungan, misalnya mesin diesel
generasi baru, motor hibrida, dan elektrifikasi lebih jauh dari sistem
penggerak.
Sebagai faktor positif dilihat letak
Jerman di jantung Eropa dan penegakan hukum yang terjamin, perbandingan
internasional, Jerman menempati posisi terkemuka khususnya menyangkut prasarana
(angkutan, telekomunikasi), mutu perguruan tinggi.
BAB 3
: PETA PEREKONOMIAN INGGRIS
Profil
Negara Jerman: Keadaan Alam, Budaya, Perekonomian, Penduduk dan Bentuk
Pemerintahan
Berdasarkan letak astronomisnya,
Jerman terletak di antara 47° LU-55° LU dan di antara 6° BT-15° BT. Luas Jerman
+ 357.050 km2. Batas wilayah Jerman dapat dijelaskan sebagai beriku:
1. Di sebelah utara Jerman berbatasan dengan Denmark dan Laut Utara.
2. Di sebelah timur Jerman berbatasan dengan Ceko dan Polandia.
3. Di sebelah selatan Jerman berbatasan dengan Swiss dan Austria.
4. Di sebelah barat Jerman berbatasan.dengan Negeri Belanda, Beigia. dan Luxemburg.
1. Di sebelah utara Jerman berbatasan dengan Denmark dan Laut Utara.
2. Di sebelah timur Jerman berbatasan dengan Ceko dan Polandia.
3. Di sebelah selatan Jerman berbatasan dengan Swiss dan Austria.
4. Di sebelah barat Jerman berbatasan.dengan Negeri Belanda, Beigia. dan Luxemburg.
A. Keadaan Alam
Jika dilihat dari reliefnya, wilayah
Jerman dapat dibedakan menjadi tiga bagian seperti di bawah ini.
1) Dataran Rendah di Bagian Utara
Kawasan dataran rendah di bagian utara merupakan daerah endapan kapur dan pasir dari Sungai Ems, Sungai Weser. Sungai Elbe. Sungai Donau, dan Sungai Havel yang bermuara di Laut Utara dan Teluk Baltik berupa pasir dangkal dan teluk-teluk kecil
Kawasan dataran rendah di bagian utara merupakan daerah endapan kapur dan pasir dari Sungai Ems, Sungai Weser. Sungai Elbe. Sungai Donau, dan Sungai Havel yang bermuara di Laut Utara dan Teluk Baltik berupa pasir dangkal dan teluk-teluk kecil
2) Tanah Tinggi di Bagian
Tengah Kawasan tanah tinggi di bagian tengah merupakan kelompok bukit yang tertutup tanah loss. Wilayahnya terdiri atas Dataran Tinggi Hercynia dengan puncaknya Gunung Brocken. Pegunungan Schwarzwald dengan puncaknya Gunung Feldberg, dan Pegunungan Thuringen. Di kawasan itu mengalir Sungai Rhein, Weser, Elbe, dan Werra.
Tengah Kawasan tanah tinggi di bagian tengah merupakan kelompok bukit yang tertutup tanah loss. Wilayahnya terdiri atas Dataran Tinggi Hercynia dengan puncaknya Gunung Brocken. Pegunungan Schwarzwald dengan puncaknya Gunung Feldberg, dan Pegunungan Thuringen. Di kawasan itu mengalir Sungai Rhein, Weser, Elbe, dan Werra.
3) Dataran Tinggi di Bagian Selatan
Kawasan dataran unsirth di bagian selatan meliputi Pegunungan Alpen Bavaria dengan puncak Gliraunz. Zw.r.spitze. dan Dataran Tinggi Bayern. Daerah itu merupakan hulu Sungai Rhein dan Sungai Donau.
Kawasan dataran unsirth di bagian selatan meliputi Pegunungan Alpen Bavaria dengan puncak Gliraunz. Zw.r.spitze. dan Dataran Tinggi Bayern. Daerah itu merupakan hulu Sungai Rhein dan Sungai Donau.
B. Budaya
Negara Jerman mempunyai kebudayaan
yang tinggi. Negara tersebut banyak memiliki ilmuwan, arsitek, penulis.
penyair, artis, dan musikus terkenal dunia. Di samping itu, Jerman memiliki
reputasi bagus dalam berbagai cabang olahraga, seperti tenis dan
sepakbola.
C. Perekonomian
Jerman termasuk negara industri
besar, namun bidang-bidang lain, seperti pertanian, peternakan, pertambangan,
perindustrian, dan perhubungan tetap dikembangkan.
1. Pertanian
Di Jerman pertanian dilaksanak.an secara intensif dan lebih mengutamakan produksi bahan pangan. Tanah dataran rendah Jerman bagian utara dan sekitar Sungai Salpater sangat subur. Di sebelah selatan tanah itu terdapat tanah loss, Maezel, dan Neckar yang menghasilkan anggur.
Di Dataran Tinggi Bayern ditanam
hop, yaitu bahan untuk membuat minuman bir. Kurang lebih 30% wilayah Jerman
berupa hutan. Akan tetapi, Jerman masih harus mengimpor kayu dan kertas
selulose dari Swedia, Finlandia, dan Norwegia karena kebutuhan kayu dalam
negeri sangat banyak.
2. Peternakan
Peternakan Jerman sangat maju dan dilaksanakan secara intensif. Binatang ternak yang dipelihara adalah lembu, babi, domba, kuda, dan ayam. Meskipun demikian, Jerman masih mengimpor daging, susu, dan mentega dari Swedia dan Belanda.
3. Pertambangan
Pertambangan timah hitam di Jerman terdapat di Pegunungan Harz dari Pegunungan Eifel. Tambang batu bara terdapat di daerah Sungai Ruhr. Suagai Saar, dan di daerah Acchen. Pertambangan besi terdapat di daerir: mencukupi kebutuhan dalam negeri, Jerman masih mengimpor besi darii Spanyol, dan Aljazair.
Pertambangan timah hitam di Jerman terdapat di Pegunungan Harz dari Pegunungan Eifel. Tambang batu bara terdapat di daerah Sungai Ruhr. Suagai Saar, dan di daerah Acchen. Pertambangan besi terdapat di daerir: mencukupi kebutuhan dalam negeri, Jerman masih mengimpor besi darii Spanyol, dan Aljazair.
4. Perindustrian
Perindustrian di Jerman sangat maju. Pabrik Krupp di Jerman sangat terkenal karena pabrik tersebut menghasilkan mobil. lokomotif„ dan mesin-mesin. Pabrik alat mesin pertanian terdapat di kota Essen. Soliinzen terkenal dengan industri pisau dan gunting.
Di Liepzig terdapat industri
pembuatan alat optik. Di Wuppertall terdapat pabrik tekstil. Di Hannover
terda.pat pabrik gula yang bahannya dari bit gula. Di Chemuitz terdapat industri
tekstil dan logam. Di Magdeburg terdapat industri bit gula. Di kota Berlin
bag_ian timur terdapat industri kimia, konveksi, dan barang-barang. elektronik.
Di Hamberg terdapat galangan kapal dan perakitan kapal laut terbesar. PT Pelni
memesan kapal dari daerah itu.
5. Perhubungan dan Perdagangan
Jerman merupakan negara dagang terbesar di dunia. Komoditas ekspor Jerman berupa mesin-mesin barang elektronik, mobil, dan bahan kimia. Impor Jerman berupa bahan makanan dan bahan bakar. Jerman memiliki jaringan kereta api dan jalan raya paling panjang. Pelabuhan internasional Jerman adalah Hamburg dan Bremen.
5. Perhubungan dan Perdagangan
Jerman merupakan negara dagang terbesar di dunia. Komoditas ekspor Jerman berupa mesin-mesin barang elektronik, mobil, dan bahan kimia. Impor Jerman berupa bahan makanan dan bahan bakar. Jerman memiliki jaringan kereta api dan jalan raya paling panjang. Pelabuhan internasional Jerman adalah Hamburg dan Bremen.
D. Penduduk
Jerman termasuk negara di Eropa yang
berpenduduk padat. Pada tahun 1993 jumiah penduduk Jerman mencapai 81.187.000
jiwa. Pertumbuhan rata-rata penduduk Jerman adalah 0,8% setiap tahun. Kepadatan
penduduk rata-rata Jerman 228 orang tiap km2.
Daerah padat di Jerman terutama terdapat di sepanjang Sungai Rhein, Sungai Elbe, Sungai Donau, dan Sungai Weser. Daerah dataran tinggi di Pegunungan Alpen berpen-duduk relatif jarang. Penduduk asli Jerman terdiri atas campuran suku Teutonia, Kelt, dan bangsa Slavia. Bahasa Jerman termasuk rumpun Indo—Eropa. yang dianut oleh penduduk Jerman meliputi Protestan dan Katolik Roma. Jumlah pemeluk Islam dan Yahudi di Jerman relatif kecil.
Daerah padat di Jerman terutama terdapat di sepanjang Sungai Rhein, Sungai Elbe, Sungai Donau, dan Sungai Weser. Daerah dataran tinggi di Pegunungan Alpen berpen-duduk relatif jarang. Penduduk asli Jerman terdiri atas campuran suku Teutonia, Kelt, dan bangsa Slavia. Bahasa Jerman termasuk rumpun Indo—Eropa. yang dianut oleh penduduk Jerman meliputi Protestan dan Katolik Roma. Jumlah pemeluk Islam dan Yahudi di Jerman relatif kecil.
BAB 4: Struktur Produksi Distribusi Pendapatan dan
Kemiskinan Pendapatan
Perkapita Negara JERMAN
1. Bank Dunia
mengelompokkan negara-negara di dunia berdasarkan tinggi rendahnya pendapatan
perkapita.
Low income economies. Negara dengan pendapatan rendah yang memiliki PNB perkapita ≤ US$ 520.
Low income economies. Negara dengan pendapatan rendah yang memiliki PNB perkapita ≤ US$ 520.
2. Lower-middle
economies. negara dengan pendapatan menengah ke bawah yang memiliki PNB
perkapita US$ 521-US$ 1.740.
3. Middle
economies. Negara dengan pendapatan menengah yang memiliki PNB perkapita US$
1.741-US$ 2.990.
4. Upper-middle
economies. Negara dengan pendapatan menengah tinggi yang memeiliki PNB
perkapita US$ 2991-US$ 4870.
5. High
income economies. Negara dengan pendapatan tinggi yang memiliki PNB perkapita
US$ 4.871-US$ 25.480 atau lebih.
Jerman menduduki urutan keempat dalam Produk Domestik
Bruto, urutan kedua sebagai negara pengekspor dunia serta urutan kedua sebagai
negara pengimpor barang di dunia. Jerman juga merupakan negara yang
mempengaruhi keadaan perekonomian/bursa saham dunia.
Negara ini terkenal sebagai negara
industri otomotif Mercedes Benz. Alasan
Jerman sebagai negara maju :
Industri pegang peranan penting bagi perekonomian
dunia
Menjadi anggota Negara G7, G8, G20
Pendapatan per kapita $34.212
Pertumbuhan penduduk di Jerman yang rendah dengan
angka kematian tinggi menyebabkan kesejahteraan-nya juga tinggi
Kemiskinan
Di Balik Kemajuan Negaranya Angka Kemiskinan di Jerman Semakin Bertambah :
Di
masa ekonomi maju saat ini tampak kemiskinan di Jerman tidak kunjung mengalami
penurunan. Seperti yang diumukan oleh Asosiasi Kesejahteraan Bersama saat
penyerahan laporan Kemiskinan 2011, sekitar dua belas juta orang di negara ini
berada pada risiko kemiskinan, atau 14,5 persen dari populasi. Dibandingkan
wilayah jerman barat, wilayah jerman sebelah timur lebih berpotensi jatuh ke
dalam kemiskinan. Di Jerman Barat, tingkat kemiskinan tahun lalu 13,3 persen di
Jerman Timur pada 19,0 persen. Kemiskinan atau potensi kemiskinan terjadi
ketika seseorang memiliki kurang dari 60 persen dari pendapatan rata-rata. Pada
tahun 2010 ambang batas kemiskinan untuk satu rumah tangga berada di angka 826
€ dan untuk sebuah keluarga dengan empat anggota berada di angka 1735 €.
Penelitian menunjukkan, khususnya di negara bagian Berlin dan North Rhine-Westfallen berkembang tren negatif yang signifikan. Di ibukota Berlin misalnya, tingkat kemiskinan meningkat dari 17,0 persen pada 2006 naik menjadi 19,2 persen tahun lalu, sedangkan di North Rhine-Westfallen angka kemiskinan merangkak naik dari 13,9 menjadi 15,4 persen. Yang dikhawatirkan adalah terjadinya Ruhr: kecenderungan meningkatnya aglomerasi perkotaan selama bertahun-tahun memberikan pengaruh terbesar terhadap tingkat kemiskinan di Jerman itu.
Asosiasi Kesejahteraan Bersama menunjukkan bahwa misalnya di Berlin dan North Rhine-Westfallen, angka kemiskinan terus meningkat, meskipun proporsi penerima tunjangan dari pemerintah Hartz IV bagi para pengangguran dalam populasi tetap hampir sama. Hal ini menunjukkan bahwa orang di atas referensi Hartz-IV-D semakin dipengaruhi oleh kemiskinan. Angka Hartz-IV di Berlin pada tahun 2011 adalah yang paling tinggi, yaitu sebesar 21,1 persen, dengan mengalami sedikit penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Di North Rhine-Westfallen sendiri angka penerima Hartz-IV hanya mengalami penurunan sebesar 11,3 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada skala nasional wilayah Bavaria dan Baden-Württemberg menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan terendah dengan angka 10,8 atau 11,0 persen saja. Walaupun begitu, Asosiasi Kesejahteraan Bersama Jerman melaporkan bahwa angka-angka tersebut tetap saja tidak banyak mengalami penurunan. Di luar dari kenaikan angka kemiskinan di banyak negara bagian Jerman, secara keseluruhan, tingkat kemiskinan Jerman menurun dalam lima tahun, walaupun hanya sebesar 0,6 persen.
Penelitian menunjukkan, khususnya di negara bagian Berlin dan North Rhine-Westfallen berkembang tren negatif yang signifikan. Di ibukota Berlin misalnya, tingkat kemiskinan meningkat dari 17,0 persen pada 2006 naik menjadi 19,2 persen tahun lalu, sedangkan di North Rhine-Westfallen angka kemiskinan merangkak naik dari 13,9 menjadi 15,4 persen. Yang dikhawatirkan adalah terjadinya Ruhr: kecenderungan meningkatnya aglomerasi perkotaan selama bertahun-tahun memberikan pengaruh terbesar terhadap tingkat kemiskinan di Jerman itu.
Asosiasi Kesejahteraan Bersama menunjukkan bahwa misalnya di Berlin dan North Rhine-Westfallen, angka kemiskinan terus meningkat, meskipun proporsi penerima tunjangan dari pemerintah Hartz IV bagi para pengangguran dalam populasi tetap hampir sama. Hal ini menunjukkan bahwa orang di atas referensi Hartz-IV-D semakin dipengaruhi oleh kemiskinan. Angka Hartz-IV di Berlin pada tahun 2011 adalah yang paling tinggi, yaitu sebesar 21,1 persen, dengan mengalami sedikit penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Di North Rhine-Westfallen sendiri angka penerima Hartz-IV hanya mengalami penurunan sebesar 11,3 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada skala nasional wilayah Bavaria dan Baden-Württemberg menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan terendah dengan angka 10,8 atau 11,0 persen saja. Walaupun begitu, Asosiasi Kesejahteraan Bersama Jerman melaporkan bahwa angka-angka tersebut tetap saja tidak banyak mengalami penurunan. Di luar dari kenaikan angka kemiskinan di banyak negara bagian Jerman, secara keseluruhan, tingkat kemiskinan Jerman menurun dalam lima tahun, walaupun hanya sebesar 0,6 persen.
Statistik
nasional Jerman menunjukkan hampir 16 persen warga Jerman tahun 2011 hidup di
bawah garis kemiskinan, yaitu dengan penghasilan 60% dari gaji rata-rata, atau
940 euro perbulan.
Penyebab kemiskinan lainnya selain pengangguran adalah:
- uang gaji yang terlalu rendah.
- hutang
- kurangnya pendidikan
- perceraian /orangtua tunggal
- keluarga dengan banyak anak imigran
Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara
|
Aactual
|
Previous
|
Highest
|
Lowest
|
Dates
|
Unit
|
Frequency
|
|
|
715.87
|
712.10
|
715.87
|
375.74
|
1991- 2014
|
EUR Billion
|
Quarterly
|
Current Prices, SA
|
This page provides - Germany Gross National Income -
actual values, historical data, forecast, chart, statistics, economic calendar
and news.
|
GDP
|
Last
|
Previous
|
Highest
|
Lowest
|
Unit
|
|
|
GDP
|
3399.60
|
3600.80
|
3623.70
|
208.90
|
USD Billion
|
|
|
GDP Growth Rate
|
0.80
|
0.40
|
2.10
|
-3.70
|
Percent
|
|
|
GDP Annual Growth Rate
|
2.50
|
1.30
|
5.20
|
-6.80
|
Percent
|
|
|
GDP Constant Prices
|
630.63
|
625.52
|
630.63
|
466.33
|
EUR Billion
|
|
|
Gross National Product
|
715.87
|
712.10
|
715.87
|
375.74
|
EUR Billion
|
|
|
GDP per capita
|
37479.11
|
37271.09
|
37479.11
|
16932.49
|
USD
|
|
|
Gross Fixed Capital Formation
|
112.51
|
108.99
|
112.51
|
89.49
|
EUR Billion
|
|
|
GDP per capita PPP
|
34765.90
|
34572.94
|
34765.90
|
20860.68
|
USD
|
|
Jerman
Gross National Income
Produk Nasional Bruto di Jerman meningkat menjadi 715,87 EUR Miliar pada kuartal pertama 2014 dari 712,10 EUR Miliar pada kuartal keempat tahun 2013. Produk Nasional Bruto di Jerman rata-rata 541,12 EUR Miliar dari tahun 1991 hingga 2014, mencapai semua waktu tinggi dari 715,87 EUR Miliar pada kuartal pertama tahun 2014 dan rekor rendah 375,74 EUR Miliar pada kuartal pertama 1991. Produk Nasional Bruto di Jerman dilaporkan oleh Deutsche Bundesbank.
Produk Nasional Bruto di Jerman meningkat menjadi 715,87 EUR Miliar pada kuartal pertama 2014 dari 712,10 EUR Miliar pada kuartal keempat tahun 2013. Produk Nasional Bruto di Jerman rata-rata 541,12 EUR Miliar dari tahun 1991 hingga 2014, mencapai semua waktu tinggi dari 715,87 EUR Miliar pada kuartal pertama tahun 2014 dan rekor rendah 375,74 EUR Miliar pada kuartal pertama 1991. Produk Nasional Bruto di Jerman dilaporkan oleh Deutsche Bundesbank.
BAB 5 :
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA JERMAN
|
Ringkasan
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
0.60
|
0.6
|
0.6
|
0.5
|
0.6
|
0.8
|
||||||||||
|
3.40
|
3.6
|
3.6
|
3.7
|
3.8
|
4
|
||||||||||
|
1.60
|
1.6
|
1.8
|
2
|
2.3
|
2.4
|
||||||||||
|
0.00
|
0
|
0
|
0.25
|
0.25
|
0.75
|
||||||||||
|
18400.00
|
24500
|
21800
|
17400
|
24000
|
11400
|
||||||||||
|
64.10
|
62.4
|
62.4
|
62.4
|
60.5
|
60.1
|
||||||||||
|
Pasar
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
1.19
|
1.21
|
1.19
|
1.17
|
1.15
|
1.08
|
||||||||||
|
12783.27
|
11500
|
11143
|
10796
|
10460
|
9218
|
||||||||||
|
0.54
|
0.62
|
0.77
|
0.97
|
1.21
|
2.95
|
||||||||||
|
PDB
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
0.60
|
0.6
|
0.6
|
0.5
|
0.6
|
0.8
|
||||||||||
|
2.90
|
2.6
|
2.4
|
2.3
|
2.4
|
2.3
|
||||||||||
|
3466.76
|
4020
|
4020
|
4020
|
4140
|
4370
|
||||||||||
|
737.70
|
737
|
742
|
755
|
741
|
790
|
||||||||||
|
840.62
|
837
|
847
|
860
|
840
|
900
|
||||||||||
|
149.03
|
150
|
151
|
152
|
150
|
160
|
||||||||||
|
45551.51
|
46700
|
46700
|
46700
|
46900
|
47200
|
||||||||||
|
44072.39
|
46000
|
46000
|
46000
|
46300
|
46600
|
||||||||||
|
4.79
|
5.58
|
5.65
|
4.9
|
5.07
|
5.13
|
||||||||||
|
40.61
|
36.77
|
39.34
|
41.54
|
30.1
|
43.47
|
||||||||||
|
168.23
|
171
|
174
|
172
|
170
|
180
|
||||||||||
|
140.80
|
131
|
135
|
144
|
136
|
151
|
||||||||||
|
120.76
|
122
|
123
|
124
|
114
|
129
|
||||||||||
|
Buruh
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
3.40
|
3.6
|
3.6
|
3.7
|
3.8
|
4
|
||||||||||
|
44609.00
|
44770
|
44790
|
44800
|
44850
|
45900
|
||||||||||
|
2383.75
|
2520
|
2530
|
2590
|
2620
|
2710
|
||||||||||
|
-7.00
|
15
|
11
|
7
|
11
|
15
|
||||||||||
|
1.50
|
1.8
|
1.8
|
2
|
2
|
2.3
|
||||||||||
|
6.10
|
5.9
|
5.7
|
5.4
|
5.5
|
6.4
|
||||||||||
|
113.00
|
116
|
117
|
121
|
116
|
126
|
||||||||||
|
103.10
|
109
|
110
|
109
|
109
|
113
|
||||||||||
|
692.47
|
691
|
687
|
670
|
691
|
640
|
||||||||||
|
3809.00
|
3900
|
3920
|
3940
|
3980
|
4110
|
||||||||||
|
110.90
|
116
|
117
|
118
|
117
|
126
|
||||||||||
|
0.50
|
1.2
|
1.2
|
1.4
|
0.79
|
1.8
|
||||||||||
|
8.84
|
8.84
|
8.84
|
8.84
|
9.5
|
9.5
|
||||||||||
|
82.80
|
83.1
|
83.1
|
83.1
|
83.4
|
83.75
|
||||||||||
|
65.58
|
65.58
|
65.58
|
65.58
|
65.67
|
65.75
|
||||||||||
|
65.58
|
65.58
|
65.58
|
65.58
|
65.67
|
65.75
|
||||||||||
|
61.70
|
61.8
|
62
|
62
|
62.4
|
64
|
||||||||||
|
1990.00
|
2000
|
2000
|
2000
|
2150
|
2200
|
||||||||||
|
1240.00
|
1300
|
1350
|
1350
|
1188
|
1550
|
||||||||||
|
10992.70
|
11300
|
11400
|
11800
|
12000
|
13500
|
||||||||||
|
2050.00
|
2140
|
2140
|
2140
|
2200
|
2280
|
||||||||||
|
3550.00
|
3650
|
3650
|
3650
|
3700
|
3750
|
||||||||||
|
0.30
|
0.5
|
0.4
|
0.4
|
0.5
|
0.3
|
||||||||||
|
76.00
|
75.5
|
75.6
|
75.9
|
76
|
75.4
|
||||||||||
|
29742.30
|
30400
|
30500
|
31200
|
31400
|
32500
|
||||||||||
|
Harga
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
1.60
|
1.6
|
1.8
|
2
|
2.3
|
2.4
|
||||||||||
|
0.00
|
0.4
|
0.3
|
0.6
|
0.4
|
0.6
|
||||||||||
|
110.70
|
111
|
112
|
113
|
113
|
118
|
||||||||||
|
103.20
|
103
|
104
|
105
|
106
|
111
|
||||||||||
|
110.40
|
111
|
112
|
113
|
112
|
119
|
||||||||||
|
1.60
|
1.9
|
2
|
2.3
|
2.1
|
2.5
|
||||||||||
|
106.30
|
106
|
107
|
108
|
109
|
113
|
||||||||||
|
1.90
|
1.6
|
2.1
|
2.2
|
2.3
|
2.3
|
||||||||||
|
106.70
|
106
|
107
|
107
|
108
|
111
|
||||||||||
|
102.30
|
102
|
103
|
103
|
104
|
107
|
||||||||||
|
2.80
|
2.4
|
2.5
|
2
|
2.1
|
2.5
|
||||||||||
|
110.80
|
111
|
112
|
113
|
113
|
118
|
||||||||||
|
108.50
|
109
|
110
|
111
|
111
|
116
|
||||||||||
|
Uang
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
0.00
|
0
|
0
|
0.25
|
0.25
|
0.75
|
||||||||||
|
-0.33
|
-0.33
|
-0.33
|
-0.08
|
-0.08
|
0.42
|
||||||||||
|
2062.10
|
2180
|
2190
|
2200
|
2220
|
2400
|
||||||||||
|
2892.90
|
2990
|
3000
|
3130
|
3200
|
3540
|
||||||||||
|
2927.90
|
3340
|
3420
|
3500
|
3620
|
4510
|
||||||||||
|
165831.00
|
172000
|
173000
|
175000
|
176000
|
181000
|
||||||||||
|
7836.32
|
8640
|
8950
|
9150
|
9400
|
10200
|
||||||||||
|
1403.08
|
1440
|
1460
|
1480
|
1510
|
1700
|
||||||||||
|
147.70
|
142
|
142
|
142
|
146
|
132
|
||||||||||
|
1738.40
|
2710
|
2980
|
3280
|
3420
|
5680
|
||||||||||
|
Perdagangan
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
18400.00
|
24500
|
21800
|
17400
|
24000
|
11400
|
||||||||||
|
104700.00
|
106500
|
106700
|
94300
|
107700
|
91300
|
||||||||||
|
86300.00
|
82000
|
84900
|
76900
|
83700
|
79900
|
||||||||||
|
20700.00
|
22600
|
21700
|
17400
|
30600
|
15400
|
||||||||||
|
4583404.00
|
5190000
|
5260000
|
5350000
|
5420000
|
5690000
|
||||||||||
|
8.00
|
6.2
|
6.2
|
6.2
|
5.7
|
5.2
|
||||||||||
|
18344.58
|
20800
|
20700
|
18800
|
30600
|
14800
|
||||||||||
|
9115.00
|
12900
|
8500
|
2500
|
15100
|
2130
|
||||||||||
|
3373.60
|
3400
|
3400
|
3400
|
3400
|
3400
|
||||||||||
|
4.92
|
4.92
|
4.92
|
4.92
|
5.11
|
4.92
|
||||||||||
|
35555.00
|
38800
|
38800
|
38800
|
36100
|
41100
|
||||||||||
|
1653.00
|
2014
|
1934
|
1854
|
1816
|
1780
|
||||||||||
|
44.00
|
44
|
44
|
44
|
44
|
44
|
||||||||||
|
Pemerintah
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
64.10
|
62.4
|
62.4
|
62.4
|
60.5
|
60.1
|
||||||||||
|
1.30
|
0.6
|
0.6
|
0.6
|
0.7
|
1
|
||||||||||
|
70.64
|
31
|
-10
|
13
|
-2
|
9
|
||||||||||
|
141.23
|
142
|
142
|
144
|
143
|
151
|
||||||||||
|
43.90
|
43.8
|
43.8
|
43.8
|
43.6
|
43.2
|
||||||||||
|
419.06
|
342
|
332
|
365
|
325
|
381
|
||||||||||
|
1771735.10
|
1910000
|
1930000
|
1950000
|
1970000
|
2070000
|
||||||||||
|
348.42
|
311
|
342
|
352
|
327
|
372
|
||||||||||
|
43023.00
|
40858
|
41480
|
42102
|
42425
|
46314
|
||||||||||
|
10755.00
|
19030
|
17420
|
4300
|
10900
|
1900
|
||||||||||
|
Bisnis
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
102.10
|
102
|
104
|
103
|
103
|
100
|
||||||||||
|
53.00
|
53
|
52.6
|
54.9
|
54.6
|
53.3
|
||||||||||
|
58.10
|
56.3
|
54.9
|
56.3
|
55.9
|
54.9
|
||||||||||
|
54.60
|
54.2
|
53.6
|
55.9
|
55.5
|
53.1
|
||||||||||
|
2.60
|
3.2
|
3
|
2.5
|
2.9
|
2.2
|
||||||||||
|
-1.60
|
0.4
|
-0.7
|
0.9
|
-0.3
|
0.6
|
||||||||||
|
2.70
|
3.1
|
2.8
|
2.6
|
3
|
2.4
|
||||||||||
|
87.70
|
86.4
|
86.8
|
86.8
|
86.7
|
86.2
|
||||||||||
|
110.30
|
115
|
114
|
122
|
117
|
126
|
||||||||||
|
0.30
|
1
|
-1.7
|
0.6
|
-0.6
|
0.6
|
||||||||||
|
-5.20
|
-5.14
|
-2.37
|
-5.66
|
-2.42
|
-4.79
|
||||||||||
|
1608.00
|
1890
|
1800
|
1830
|
1890
|
1750
|
||||||||||
|
191.47
|
205
|
207
|
211
|
214
|
235
|
||||||||||
|
-8.20
|
7.9
|
17.5
|
19.1
|
15.6
|
25
|
||||||||||
|
523600.00
|
522000
|
545000
|
375000
|
572000
|
393000
|
||||||||||
|
347433.00
|
325000
|
308000
|
269000
|
368000
|
287000
|
||||||||||
|
15298.72
|
16309
|
16496
|
16819
|
17001
|
18203
|
||||||||||
|
38794861.00
|
42257710
|
42402709
|
43368195
|
43415303
|
48098428
|
||||||||||
|
-4.70
|
1.5
|
1.7
|
1.6
|
1.8
|
1.9
|
||||||||||
|
3900.00
|
3720
|
3280
|
3010
|
3900
|
3050
|
||||||||||
|
5.65
|
5.65
|
5.65
|
5.65
|
5.61
|
5.87
|
||||||||||
|
5.00
|
5
|
5
|
5
|
4
|
3
|
||||||||||
|
81.00
|
82
|
82
|
82
|
83
|
84
|
||||||||||
|
12.00
|
11
|
11
|
11
|
10
|
9
|
||||||||||
|
20.00
|
19
|
19
|
19
|
18
|
17
|
||||||||||
|
Konsumen
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
10.80
|
10.6
|
10.5
|
10.1
|
9.8
|
9
|
||||||||||
|
-0.60
|
-0.1
|
0.1
|
0.9
|
-0.4
|
0.2
|
||||||||||
|
1.30
|
1.7
|
2.1
|
2.6
|
2.5
|
1.8
|
||||||||||
|
399.74
|
406
|
404
|
409
|
406
|
428
|
||||||||||
|
484.70
|
490
|
493
|
495
|
498
|
515
|
||||||||||
|
10.20
|
9.5
|
9.4
|
9.7
|
9.4
|
9.1
|
||||||||||
|
237921.00
|
252000
|
257000
|
265000
|
271000
|
295000
|
||||||||||
|
2870218.00
|
2890000
|
2910000
|
2920000
|
2930000
|
3120000
|
||||||||||
|
2.48
|
2.6
|
2.6
|
2.7
|
2.7
|
3.2
|
||||||||||
|
1.72
|
1.6
|
1.51
|
1.42
|
1.34
|
0.93
|
||||||||||
|
53.10
|
51.2
|
51.2
|
51.2
|
50.4
|
49.5
|
||||||||||
|
82.68
|
73.8
|
73.8
|
73.8
|
82.34
|
69.6
|
||||||||||
|
Pajak
|
Realisasi
|
Q2/18
|
Q3/18
|
Q4/18
|
Q1/19
|
2020
|
|||||||||
|
29.79
|
29.79
|
29.79
|
29.79
|
29.79
|
29.79
|
||||||||||
|
47.50
|
47.5
|
47.5
|
47.5
|
48
|
47.5
|
||||||||||
|
19.00
|
19
|
19
|
19
|
19
|
19
|
||||||||||
|
40.21
|
40.21
|
40.21
|
40.21
|
40.21
|
40.21
|
||||||||||
|
19.43
|
19.43
|
19.43
|
19.43
|
19.43
|
19.43
|
||||||||||
|
20.78
|
20.78
|
20.78
|
20.78
|
20.78
|
20.78
|
||||||||||
Daftar pustaka
PT.
Selangkah Maju